BAB 4 : SOFTWARE



Software adalah komponen dalam data processing system yang berupa program-program dan teknik-teknik lain untuk mengontrol sistem.
Pada umumnya, istilah software menyatakan cara-cara yang menghasilkan hubungan yang lebih efisien antara manusia dan mesin komputer.
Fungsi software antara lain:
  • mengidentifikasi program
  • menyiapkan aplikasi program sehingga tata kerja seluruhnya peralatan komputer terkontrol
  • mengatur dan membuat pekerjaan lebih efisien

Yang termasuk software adalah
  1. Programming Languages
  2. Routines (User program)
  3. Application package (Package programs)
  4. Input/output control system
  5. Operating System
Berikut akan saya bahas satu per satu.

1. Programming Languages 
Programming language adalah bahasa-bahasa yang dipakai oleh programmer untuk menuliskan kumpulan-kumpulan instruksi.

Contoh:
1. ASSEMBLER
Suatu bahasa yang lebih dekat dengan mesin (Machine Oriented Language).
2. COBOL
Common Bussiness Oriented Language, untuk aplikasi komersil (bussiness).
3. FORTRAN
Formula Translator, untuk aplikasi ilmiah/teknik.
4. PL/I
Program Language One, merupakan kombinasi COBOL dengan FORTRAN, untuk aplikasi komersil maupun ilmiah.
5. R.P.G
Report Program Generator, untuk aplikasi komersil.
6. Bahasa C
7. Microsoft Visual Basic
8. Borland Delphi
9. Micosoft Access
10. Pascal

Menurut tingkatannya Bahasa Pemrograman dapat dibedakan dalam 3 macam tingkat (level):
  1. Low level language (Machine Oriented)
Bahasa yang termasuk dalam level ini lebih dekat hubungannya dengan mesin.
Contoh : ASSEMBLER

  1. High level language (Problem Oriented).
Sebaliknya, bahasa yang termasuk dalam level ini lebih dekat orientednya dengan aplikasi problemnya.
Contoh : Cobol, Fortran, RPG, PL/I, , Pascal, MS Visual Basic, Borland Delphi

3. Semi Level Langunge
Bahasa yang dapat termasuk dalam Machine Oriented dan Problem Oriented
Contoh : Bahasa C



2.  Routines (User program)
Routines atau user program yaitu program yang dibuat oleh programmer dalam bahasa program untuk suatu aplikasi tertentu dan dipakai berulang-ulang.
Contoh: Payroll, Inventory Control, Invoicing, Billing procedure, Personalia, Security, dll



3. Application package (Package programs)
Application Packages atau Package Program ialah program-program yang dibuat oleh perusahaan komputer untuk User yang beroperasi dalam bidang-bidang umum, misalnya penerbangan, asuransi, komunikasi, pembangunan gedung, toko-toko pedagang eceran, dsb. Karena itu mereka dapat memakai program komputer yang sama tanpa memerlukan perubahan-perubahan yang berarti.

Beberapa contoh Package Program antara lain ;
  • S.S.P. (Scientific Subroutine Package)
  • MPSK - LINEAR PROGRAMMING (Mathematical Programming Support - Extended - Liner Programming)
  • G.P.S.S. (General Purpose Simulation System)
  • CALOOMP - PLOTTER
  • IMS .(Information Management System)
  • C I C S (Customer Information Control System)
  • P M I C (Project Management Information System)
  • U M M S (Unit Materials Management System)
Perusahaan Komputer juga membuat/men-support suatu application program yang disebut : UTILITY PROGRAM.
Contoh : Sort, Card to tape/disk, tape/disk to print, transfer program, merge, dsb.



4. Operating System
Operating system adalah bagian software yang sangat penting, merupakan kumpulan program yang mengontrol dan mengatur seluruh kegiatan prosessing didalam sistem.
Pada prinsipnya, OS merupakan kumpulan dari program routine dan prosedur, yang dibuat untuk memperkecil peranan manusia dalam sistem dan untuk memperbesar efisiensi sistem.
Kemampuan komputer beroperasi itu sangat ditentukan oleh konfigurasi dan kapasitas komputer tersebut. Hal ini tergantung dari sistem apa yang dipakai dalam instalasi komputer.
Berikut adalah contoh-contoh OS yang dipakai antara lain:
  • BOS (Basic Operating System)
  • TOS (Tape Operating System)
  • DOS (Disk Operating System)
  • Microsoft Windows
  • LINUX

OS disimpan didalam auxiliary storage unit yang disebut System residence device (Sysres). Melalui IPL OS ini dipanggil dan dimasukkan dalam main storage.

OS terdiri dari atas 2 bagian:
  1. Control program
    Control program berfungsi sebagai

    • mengawasi pelaksanaan didalam processing
    • mengontrol penempatan data didalam sistem termasuk pengaturannya didalam storage
    • mengatur jadwal pekerjaan processing

    Control program terdiri dari
    • Supervisor
      Supervisor atau monitor program terbentuk dari banyak routine, beberapa routine disebut resident routines yang dimasukkan ke dalam main storage dari sysres device dan akan tinggal dalam main storage selama pelaksanaan dari job yang bersangkutan.
      Routine ini menangani operasi input/output, menjawab sistem interruots, memasukkan program-program lain, dan sebagainya yang dilakukan secara berulang-ulang.
      Sedang routine lain disebut transient routines, routine-routine ini akan dimasukkan ke dalam min storage hanya jika diperlukan didalam kegunaan tertentu.
      Misalnya dalam opening dan closing files, melayani komunikasi dengan operator dan melakukan sistem processing yang diperlukan pada akhir suatu job.

    • Job Control Program (JCP)
      Job control program adalah suatu OS program yang membaca Job Control Program.
      JCP terdiri dari beberapa job control statement yang dipunch pada kartu.
      Job control statement berfungsi mengidentifiksi (memberi nama) program, menandai mulainya suatu job serta step-step job mana yang akan diproses, menguraikan/mengidefinisikan data yang akan digunakan dalam bermaam-macam job step dan menentukan input/output unit mana yang diperlukan.

    • Initial Program Loader (IPL)
      IPL adalah suatu program kecil yang dimasukkan ke dalam main storage dari system residence device secara manual oleh operator denan menekan tombol console load key.
      Fungsi dari IPL adalah menyediakan tempat dan memasukkan supervisor program dari system residence device ke dalam main storage pada permulaan execution.





2. Processing Program
Processing program terdiri dari


  • Language Processor
  • Service Program
  • User-written Problem Program
Berfungsi sebagai
  • mempermudah persiapan aplikasi program
  • menentukan pekerjaan yang akan dilakukan oleh sistem

  • Language Processor
    Language processor atau language translator (compiler) berfungsi menyusun dan menterjemahkan dari bahasa manusia (source rogram) ke dalam bahasa mesin (object-program).
    Macam language processor (compiler) antara lain:
  • Fortran compiler
  • Pascal compiler
  • Assembler compiler

    Kebanyakan compiler ini dapat memberikan output berupa object-program kedalam 2 cara, dituliskan pada medium kartu, printer, disk atau tape atau dituliskan langsung pada system residence device.

  • Service Program
    Service program adalah processing program yang melayani dan memberikan beberapa fasilitas dalam aplikasi suatu program.

    Service program ini terdiri dari

    1. Linkage editor
    Linkage editor berfungsi mengedit/membentuk job program yang telah ada dalam system residence device sebagai object program ke dalam core-image library yaitu suatu system library yang memuat program dalam bentuk bahasa mesin dan siap untuk diproses (di-execute). Program ini disebut Module Program.
    Linkage editor juga dapat melakukan pelayanan lain kepada programmer.
    Contohnya dalam pembuatan program, programmer dapat memanggil program lain yang ada dalam system library untuk digunakan dalam aplikasi tertentu.

    2. Librarian

    Librarian berfungsi melakukan pekerjaan catalog (catalog function) seperti menjaga, memberikan pelayanan dan mengatur seluruh organisasi di dalam operating system. Hal ini memungkinkan seorang programmer untuk menambah, menghapus atau mengganti nama programnya didalam library.

    3. Sort / merge

    Sort/merge adalah bagian service program yang dapat mengatur susunan record didalam file dalam bentuk ascending sequence (urutan menaik) atau decending sequence (urutan menurun) dan menggabungkan dua atau lebih kumpulan file kedalam/menjadi satu file dengan susunan record yang berurutan.

    4. Utilities

    Utility program sering dipakai untuk memindahkan file dari suatu media ke media yang lain. Mungkin kedua media itu sama (sejenis) atau berlainan.
    Contoh pemindahan file dari tape ke tape, tape ke disk, kartu ke tape, tape ke printer dan lain sebagainya.

    5. Autotest

    Autotest adalah bagian service program yang secara otomatis melakukan testing terhadap suatu program selama compilation atau menggunakan data bayangan (data yang tidak sebenarnya) sebelum program tersebut siap dipakai dengan data sebenarnya.


---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Pengelompokan Software


Berdasarkan fungsinya, software dapat dibagi menjadi dua golongan, yaitu

1. Application software (Perangkat lunak aplikasi)
Adalah program yang biasa dipakai oleh pemakai untuk melakukan tugas-tugas yang spesifik.
  • Aplication software digolongkan menjadi beberapa yaitu
  • bahasa pemrograman (programming language)
  • program aplikasi (application program)
  • program paket ( package program)
  • program utilitas (utility program)



2. System software (Perangkat lunak system)
Sistem software atau support software (perangkat lunak pendukung) adalah program yang digunakan untuk mengontrol sumber daya komputer, seperti CPU dan input output device.
Contoh : Sistem operasi (Windows dan Linux)

Berdasarkan cara mendapatkan software dan hak pemakaiannya, software dapat digolongkan pada :
1. Software komersial
Adalah software yang harus dibeli dan dijual secara komesial.
Setiap orang yang bermaksud menginstalnya haus membelinya terlebih dahulu.
Jika tidak membayar berarti melakukan pembajakan software dan dapat dikenalan hukum karena ada hak cipta (copyright).
Contoh : Microsoft Office

2. Software public-domain
Software bersifat gratis dan tidak hak cipta.
Contoh : LINUX

3. Shareware
Bebas digunakan untuk pengujian dan terkadang selamanya.
Namun diharapan pemakai memberikan dana kepada pembuatnya jika pemakai bermaksud untuk menggunakannya secara terus menerus. Seringkali ada hak cipta tetapi terkadang bebas untuk diberikan kepada siapa saja.

4. Freeware
Software yang dapat digunakan tanpa perlu membayar.
Tujuan pembuatan software freeware adalah
  • sebagai penarik bagi pemakai untuk membeli versi lebih lanjut.
  • pembuat menginginkan tanggapan dari pemakai sehingga ia dapat mengembangkannya ke versi yang lebih baik.
  • pembuat ingin menyebarluakan karyanya supaya menjadi terkenal
  • pembuat benar-benar ingin membantu pemakai dalam melaksanakan tugas tertentu tanpa perlu membeli software komersil.



5. Rentalware.
Software yang dapat digunakan dengan cara menyewa dan memiliki hak cipta.
Sewa biasanya dilakukan pertahun.

6. Free software
Istilah yang dicanangkan oleh Richard Stallman (pendiri free software foundation). Software yang dilengkapi dengan kode sumber, dapat digunakan oleh siapa saja dan bebas untuk dikembangkan sendiri oleh pemakai. Untuk mendapatkannya bias gratis atau membayar dengan harga yang murah.
Informasi tentang free software dapat dilihat pada http://www.free-soft.org/



7. Open source
Dikemukakan oleh Eric Raymond pada tahun 1998.
Muncul dari ide bahwa seandainya setiap orang berpartisipasi dalam mengembangan suatu software akan selalu berevolusi menuju ke tingkat kesempurnaan.
Hak-hak yang disediakan pada open source adalah
  • Hak untuk membuat salinan program dan mendistribusikan salinan tersebut.
  • Hak untuk mengakses kode sumber sebagai syarat untuk bias melakukan pemodifikasian.
  • Hak untuk melakukan pengembangan terhadap program.


Akses open source pada situs http://www.opensource.org

Sumber : Modul 4 Software by Ratna Mutu Manikam
Dengan sumber :
Pustaka Utama

1. Turban, Rainer, Potter, Introduction to Information Technology, John Wiley & Sons.Inc., New York, 2005
2. Tuban, McLean, Etherbe, Information Technology for Manajement, Second Edition,, John Wiley & Sons.Inc., New York, 1999.
3. Gordon B. Davis, Computer Data Processing, Second Edition, New York McGraw-Hill Book Company, 1973.
4. James D. Shoeffler, Minicomputers: Hardware, Software, and Aplications, The Institute Of Electrical And Engineers, Inc, New York, 1972.

Pustaka Pendukung

1. Agus Sumin, Soepomo Soeparlan, Pengantar Ilmu Komputer, Gunadarma, Jakarta, 1995.
2. D. Suryadi H.S. , Pengenalan Komputer, Seri Diktat Kuliah, Gunadarma, Jakarta, 1993.
3. Gordon B. Davis, Management Information Syastems, Conceptual Foundatioan, Structure, and Development, Second Edition, New York McGraw-Hill Book Company, 1984



SLIDE POWER POINT


Tidak ada komentar

Leave a Reply

Blogger news

Blogroll

About