- mengidentifikasi program
- menyiapkan aplikasi program sehingga tata kerja seluruhnya peralatan komputer terkontrol
- mengatur dan membuat pekerjaan lebih efisien
- Programming Languages
- Routines (User program)
- Application package (Package programs)
- Input/output control system
- Operating System
- Low level language (Machine Oriented)
- High level language (Problem Oriented).
- S.S.P. (Scientific Subroutine Package)
- MPSK - LINEAR PROGRAMMING (Mathematical Programming Support - Extended - Liner Programming)
- G.P.S.S. (General Purpose Simulation System)
- CALOOMP - PLOTTER
- IMS .(Information Management System)
- C I C S (Customer Information Control System)
- P M I C (Project Management Information System)
- U M M S (Unit Materials Management System)
- BOS (Basic Operating System)
- TOS (Tape Operating System)
- DOS (Disk Operating System)
- Microsoft Windows
- LINUX
- Control programControl program berfungsi sebagai
- mengawasi pelaksanaan didalam processing
- mengontrol penempatan data didalam sistem termasuk pengaturannya didalam storage
- mengatur jadwal pekerjaan processing
Control program terdiri dari- SupervisorSupervisor atau monitor program terbentuk dari banyak routine, beberapa routine disebut resident routines yang dimasukkan ke dalam main storage dari sysres device dan akan tinggal dalam main storage selama pelaksanaan dari job yang bersangkutan.Routine ini menangani operasi input/output, menjawab sistem interruots, memasukkan program-program lain, dan sebagainya yang dilakukan secara berulang-ulang.Sedang routine lain disebut transient routines, routine-routine ini akan dimasukkan ke dalam min storage hanya jika diperlukan didalam kegunaan tertentu.Misalnya dalam opening dan closing files, melayani komunikasi dengan operator dan melakukan sistem processing yang diperlukan pada akhir suatu job.
- Job Control Program (JCP)Job control program adalah suatu OS program yang membaca Job Control Program.JCP terdiri dari beberapa job control statement yang dipunch pada kartu.Job control statement berfungsi mengidentifiksi (memberi nama) program, menandai mulainya suatu job serta step-step job mana yang akan diproses, menguraikan/mengidefinisikan data yang akan digunakan dalam bermaam-macam job step dan menentukan input/output unit mana yang diperlukan.
- Initial Program Loader (IPL)
IPL adalah suatu program kecil yang dimasukkan ke dalam main storage dari system residence device secara manual oleh operator denan menekan tombol console load key.
Fungsi dari IPL adalah menyediakan tempat dan memasukkan supervisor program dari system residence device ke dalam main storage pada permulaan execution.
- Language Processor
- Service Program
- User-written Problem Program
- mempermudah persiapan aplikasi program
- menentukan pekerjaan yang akan dilakukan oleh sistem
- Language Processor
Language processor atau language translator (compiler) berfungsi menyusun dan menterjemahkan dari bahasa manusia (source rogram) ke dalam bahasa mesin (object-program).
Macam language processor (compiler) antara lain:
- Fortran compiler
- Pascal compiler
- Assembler compiler
Kebanyakan compiler ini dapat memberikan output berupa object-program kedalam 2 cara, dituliskan pada medium kartu, printer, disk atau tape atau dituliskan langsung pada system residence device.
- Service Program
Service program adalah processing program yang melayani dan memberikan beberapa fasilitas dalam aplikasi suatu program.
Service program ini terdiri dari
1. Linkage editor
Linkage editor berfungsi mengedit/membentuk job program yang telah ada dalam system residence device sebagai object program ke dalam core-image library yaitu suatu system library yang memuat program dalam bentuk bahasa mesin dan siap untuk diproses (di-execute). Program ini disebut Module Program.
Linkage editor juga dapat melakukan pelayanan lain kepada programmer.
Contohnya dalam pembuatan program, programmer dapat memanggil program lain yang ada dalam system library untuk digunakan dalam aplikasi tertentu.
2. Librarian
Librarian berfungsi melakukan pekerjaan catalog (catalog function) seperti menjaga, memberikan pelayanan dan mengatur seluruh organisasi di dalam operating system. Hal ini memungkinkan seorang programmer untuk menambah, menghapus atau mengganti nama programnya didalam library.
3. Sort / merge
Sort/merge adalah bagian service program yang dapat mengatur susunan record didalam file dalam bentuk ascending sequence (urutan menaik) atau decending sequence (urutan menurun) dan menggabungkan dua atau lebih kumpulan file kedalam/menjadi satu file dengan susunan record yang berurutan.
4. Utilities
Utility program sering dipakai untuk memindahkan file dari suatu media ke media yang lain. Mungkin kedua media itu sama (sejenis) atau berlainan.
Contoh pemindahan file dari tape ke tape, tape ke disk, kartu ke tape, tape ke printer dan lain sebagainya.
5. Autotest
Autotest adalah bagian service program yang secara otomatis melakukan testing terhadap suatu program selama compilation atau menggunakan data bayangan (data yang tidak sebenarnya) sebelum program tersebut siap dipakai dengan data sebenarnya.
- Aplication software digolongkan menjadi beberapa yaitu
- bahasa pemrograman (programming language)
- program aplikasi (application program)
- program paket ( package program)
- program utilitas (utility program)
- sebagai penarik bagi pemakai untuk membeli versi lebih lanjut.
- pembuat menginginkan tanggapan dari pemakai sehingga ia dapat mengembangkannya ke versi yang lebih baik.
- pembuat ingin menyebarluakan karyanya supaya menjadi terkenal
- pembuat benar-benar ingin membantu pemakai dalam melaksanakan tugas tertentu tanpa perlu membeli software komersil.
- Hak untuk membuat salinan program dan mendistribusikan salinan tersebut.
- Hak untuk mengakses kode sumber sebagai syarat untuk bias melakukan pemodifikasian.
- Hak untuk melakukan pengembangan terhadap program.















